Kerja Kelompok Part 2 : Pergi ke Malaka

Wilujeng sumping! Selamat datang kembali di Juragan pt. 12!

 Kali ini kita bakal nge-post tentang "Kerja Kelompok Part 2". Kerja kelompok kali ini dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2017. Kali ini yang mengikuti kerja kelompok adalah M. Alfarazi (CEO), Marsa Hajarani (Deputy of CTO), Hyldegard Asyera Malnes (COO), Natalia Tri Mulyani Haryanti (CFO) dan Fauzi Septama Sis (Wakil Penjualan).

Kerja kelompok part 2 mencakup 4 aktivitas sekaligus yaitu :
  1. Pergi ke Malaka untuk nge-print.
  2. Pergi ke Rawamangun untuk nge-print.
  3. Menggunting semua pola hasil print di rumah Marsa.
  4. Diskusi tentang stand.

Pergi ke Malaka Untuk Nge-print.


Sebelum kami pergi kerja kelompok di rumah Marsa, kami mencoba untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya, yaitu pergi untuk mengeprint pola-pola Paperture yang sudah ada. Saat itu yang pergi ke Malaka adalah Fauzi Septama Sis, Hyldegard Asyera Malnes dan Natalia Tri Mulyani Haryanti. 

Kami mendapatkan informasi dari CEO kami, bahwa kami harus pergi ke SRIE Copy Center karena hasilnya cukup bagus dan murah. Tidak usah buang-buang waktu, kami bertiga langsung segera mengetik nama tempat tersebut di Google dan muncul alamat tempat itu di Malaka. Kami langsung memesan transportasi online untuk pergi kesana.

Di saat perjalanan, daripada kami habiskan waktu kami hanya untuk diam meratapi jalan raya yang penuh oleh kendaraan, kami bertiga melakukan pencabtuan lapisan yang berada di akrilik berdiameter 7,5 cm dan akrilik yang berdiameter 4 cm di dalam mobil.

Setiba di lokasi, kami langsung turun dan membayar tanpa mengetahui dimana lokasi SRIE Copy Center itu. Tiba-tiba di sebrang jalan raya ada sebuah tempat untuk photocopy. Kamipun langsung berjalan kaki menuju tempat tersebut.

Di tempat tersebut, kami mengeprint beberapa pola saja, karena tujuan utama kami adalah SRIE Copy Center. Jadi setiap pola hanya kami print satu pieces saja. Setelah selesai, kami membayar tagihannya dan pergi mencari SRIE Copy Center sesuai dengan perintah CEO untuk pergi nge-print di sana.

Saat berjalan kaki mencari tempat tersebut, kami bingung dan kami memutuskan untuk membuka google maps untuk mengetahui lokasi tersebut dan menanyakan kepada masyarakat sekitar terkait dengan nama jalan yang tertera di map tersebut. Akhirnya, kami mendapatkan arah yang benar ke lokasi utama kami (karena saat awal, kami salah jalan).

Sesampai di jalan yang kami tuju, kami tidak merasakan tanda-tanda ada tempat photocopy di tempat tersebut. Kami berusaha untuk bertanya kepada ibu-ibu yang berada di warung terdekat. Hasilnya, ibu itu sendiri tidak mengenal nama toko tersebut di daerah Malaka ini. Dari situ, kami langsung berpikir bahwa alamat yang tertera di google adalah salah. Kami lansgung pergi ke plan B kami yaitu, print di Rawamangun. Kami langsung memesan transportasi online lagi yang kedua di hari ini.

Hasilnya cukup mengecewakan karena rasa lelah ini tidak terbayar dengan tempat photocopy-an itu!


Comments

Popular posts from this blog

Design Thinking dan Lean Canvas

Selamat Datang!

Seminar Kewirausahaan